Minggu, 27 November 2016
pelajaran biologi
Biologi
Biologi adalah kajian tentang kehidupan, dan organisme hidup, termasuk struktur, fungsi, pertumbuhan, evolusi, persebaran, dan taksonominya.[1] Ilmu biologi modern sangat luas, dan eklektik, serta terdiri dari berbagai macam cabang, dan subdisiplin. Namun, meskipun lingkupnya luas, terdapat beberapa konsep umum yang mengatur semua penelitian, sehingga menyatukannya dalam satu bidang. Biologi umumnya mengakui sel sebagai satuan dasar kehidupan, gen sebagai satuan dasar pewarisan, dan evolusi sebagai mekanisme yang mendorong terciptanya spesies baru. Selain itu, organisme diyakini bertahan dengan mengonsumsi, dan mengubah energi serta dengan meregulasi keadaan dalamnya agar tetap stabil, dan vital.Subdisiplin biologi didefinisikan berdasarkan skala organisme yang dipelajari, jenis organisme yang dipelajari, dan metode yang digunakan untuk mempelajarinya antara lain:[2]
- Biokimia mempelajari kimia kehidupan.
- Biologi molekuler terkait dengan interaksi antar molekul biologis.
- Botani mempelajari biologi tumbuhan
- Biologi seluler meneliti satuan dasar semua kehidupan, yaitu sel
- Fisiologi mempelajari fungsi fisik, dan kimia jaringan organ, dan sistem organ suatu organisme
- Biologi evolusioner meneliti proses yang menghasilkan keanekaragaman hayati; dan ekologi mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungannya.
hutan
hutan
Hutan adalah sebuah kawasan yang ditumbuhi dengan lebat oleh pepohonan dan tumbuhan lainnya. Kawasan-kawasan semacam ini terdapat di wilayah-wilayah yang luas di dunia dan berfungsi sebagai penampung karbon dioksida (carbon dioxide sink), habitat hewan, modulator arus hidrologika, serta pelestari tanah, dan merupakan salah satu aspek biosfer Bumi yang paling penting.
Hutan adalah bentuk kehidupan yang tersebar di seluruh dunia. Kita dapat menemukan hutan baik di daerah tropis maupun daerah beriklim dingin, di dataran rendah maupun di pegunungan, di pulau kecil maupun di benua besar.
Hutan merupakan suatu kumpulan tumbuhan dan juga tanaman, terutama pepohonan atau tumbuhan berkayu lain, yang menempati daerah yang cukup luas.
Pohon sendiri adalah tumbuhan cukup tinggi dengan masa hidup bertahun-tahun. Jadi, tentu berbeda dengan sayur-sayuran atau padi-padian yang hidup semusim saja. Pohon juga berbeda karena secara mencolok memiliki sebatang pokok tegak berkayu yang cukup panjang dan bentuk tajuk (mahkota daun) yang jelas.
Suatu kumpulan pepohonan dianggap hutan jika mampu menciptakan iklim dan kondisi lingkungan yang khas setempat, yang berbeda daripada daerah di luarnya. Jika kita berada di hutan hujan tropis, rasanya seperti masuk ke dalam ruang sauna yang hangat dan lembap, yang berbeda daripada daerah perladangan sekitarnya. Pemandangannya pun berlainan. Ini berarti segala tumbuhan lain dan hewan (hingga yang sekecil-kecilnya), serta beraneka unsur tak hidup lain termasuk bagian-bagian penyusun yang tidak terpisahkan dari hutan.
Hutan sebagai suatu ekosistem tidak hanya menyimpan sumberdaya alam berupa kayu, tetapi masih banyak potensi non kayu yang dapat diambil manfaatnya oleh masyarakat melalui budidaya tanaman pertanian pada lahan hutan. Sebagai fungsi ekosistem hutan sangat berperan dalam berbagai hal seperti penyedia sumber air, penghasil oksigen, tempat hidup berjuta flora dan fauna, dan peran penyeimbang lingkungan, serta mencegah timbulnya pemanasan global. Sebagai fungsi penyedia air bagi kehidupan hutan merupakan salah satu kawasan yang sangat penting, hal ini dikarenakan hutan adalah tempat tumbuhnya berbagai tanaman.[1]
Hutan adalah sebuah kawasan yang ditumbuhi dengan lebat oleh pepohonan dan tumbuhan lainnya. Kawasan-kawasan semacam ini terdapat di wilayah-wilayah yang luas di dunia dan berfungsi sebagai penampung karbon dioksida (carbon dioxide sink), habitat hewan, modulator arus hidrologika, serta pelestari tanah, dan merupakan salah satu aspek biosfer Bumi yang paling penting.
Hutan adalah bentuk kehidupan yang tersebar di seluruh dunia. Kita dapat menemukan hutan baik di daerah tropis maupun daerah beriklim dingin, di dataran rendah maupun di pegunungan, di pulau kecil maupun di benua besar.
Hutan merupakan suatu kumpulan tumbuhan dan juga tanaman, terutama pepohonan atau tumbuhan berkayu lain, yang menempati daerah yang cukup luas.
Pohon sendiri adalah tumbuhan cukup tinggi dengan masa hidup bertahun-tahun. Jadi, tentu berbeda dengan sayur-sayuran atau padi-padian yang hidup semusim saja. Pohon juga berbeda karena secara mencolok memiliki sebatang pokok tegak berkayu yang cukup panjang dan bentuk tajuk (mahkota daun) yang jelas.
Suatu kumpulan pepohonan dianggap hutan jika mampu menciptakan iklim dan kondisi lingkungan yang khas setempat, yang berbeda daripada daerah di luarnya. Jika kita berada di hutan hujan tropis, rasanya seperti masuk ke dalam ruang sauna yang hangat dan lembap, yang berbeda daripada daerah perladangan sekitarnya. Pemandangannya pun berlainan. Ini berarti segala tumbuhan lain dan hewan (hingga yang sekecil-kecilnya), serta beraneka unsur tak hidup lain termasuk bagian-bagian penyusun yang tidak terpisahkan dari hutan.
Hutan sebagai suatu ekosistem tidak hanya menyimpan sumberdaya alam berupa kayu, tetapi masih banyak potensi non kayu yang dapat diambil manfaatnya oleh masyarakat melalui budidaya tanaman pertanian pada lahan hutan. Sebagai fungsi ekosistem hutan sangat berperan dalam berbagai hal seperti penyedia sumber air, penghasil oksigen, tempat hidup berjuta flora dan fauna, dan peran penyeimbang lingkungan, serta mencegah timbulnya pemanasan global. Sebagai fungsi penyedia air bagi kehidupan hutan merupakan salah satu kawasan yang sangat penting, hal ini dikarenakan hutan adalah tempat tumbuhnya berbagai tanaman.[1]
lingkungan yang asri
Lingkungan asri, lingkungan sehat
Lingkungan sehat
Lingkungan sehat sangat dekat hubungannya dengan lingkungan asri dan bersih. Ciri-ciri umumnya adalah memiliki udara segar dan juga bersih. Udara segar merupakan udara dengan kandungan banyak oksigen. Oleh karena itu lingkungan sehat pastinya memiliki tanaman atau tumbuhan dengan jumlah yang cukup. Lingkungan sehat memiliki tanah yang subur, oleh karena itu tumbuhan hijau dapat dengan mudah tumbuh. Kemudian lingkungan sehat memiliki sumber air yang layak pakai untuk keperluan mandi dan dapur. Selain itu sampah juga diatur dengan baik sehingga tidak berserakan dan tidak menimbulkan bau.
Lingkungan kotor
Pada dasarnya lingkungan kotor adalah kebalikan dari lingkungan sehat. Berikut ini ciri-ciri khususnya. Udara pada lingkungan termasuk kotor karena asap dan debu. Biasanya karena kendaraan bermotor, rokok, dan kegiatan rumah. Masalah sampah tidak dikelola dengan baik sehingga lingkungan tidak sehat cenderung bau yang tidak sedap. Sumber air tidak bersih karena tercemar. Kemudian saluran air menggenang karena tersumbat oleh sampah biasanya. Dengan kondisi udara dan air yang buruk, tumbuhan hijau tak dapat tumbuh dengan baik.
Untuk mewujudkan rumah yang asri dan sehat, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Yang pertama adalah lokasinya yang tepat. Rumah yang ideal sebaiknya terletak di lokasi dengan fasilitas standar dari rumah sehat yaitu seperti fasilitas air bersih, fasilitas air minum, pengaliran air limbah rumah, penerangan yang cukup, tempat pembuangan sampah yang cukup dalam hal jumlah dan kualitas. Untuk mendapatkan lingkungan yang bersih dan sehat, harus diusahakan bersama oleh orang-orang yang tinggal disekitar. Berikut ini adalah cara mudah mendapatkan lingkungan asri.
tanaman dan tumbuhan
Arti Tumbuhan
Pada dasarnya
"tumbuhan" sama dengan "tanaman". Kalau arti tumbuhan adalah salah satu
dari klasifikasi mahluk hidup yang mempunyai zat hijau daun sehingga
dapat memproduksi sendiri makanannya. Dan tumbuhan muncul di permukaan
bumi.
Jenis
tumbuh-tumbuhan yang ada di Indonesia diperkirakan berjumlah 25.000
jenis, dan ini lebih dari 10% jenis tumbuhan di dunia. Karena faktor
geografis Indonesia yang memiliki iklim tropis. Dan tumbuhan di Inonesia
banyak ragamnya terdapat di hutan Indonesia.
Tanaman
Tanaman adalah tumbuhan yang sengaja dibudidayakan untuk diambil manfaatnya. Dari produknya tanaman dibedakan menjadi :
- Tanaman biji-bijian
- Tanaman kacang-kacangan
- Tanaman buah
- Tanaman sayur-sayuran
- Tanaman industri
- Tanaman rempah
- Tanaman umbi-umbian
- Tanaman serat
- Tanaman obat-obatan
- Tanaman penghasil minyak
tumbuhan yang hampit punah
tumbuhan yang hampir punah
Kekayaan Indonesia tidak perlu diraguan lagi. Baik dari flora dan fauna, Indonesia sangat kaya akan hal itu. Namun, seiring bertambahnya waktu keberadaan atau jumlah dari hewan atau tumbuhan yang ada di Indonesia semakin berkurang dan sedikit. Tentu jika berlangsung terus-menerus, bukan tidak mungkin suatu jenis flora atau fauna mengalami kepunahan. Di bawah ini sudah saya taruh suatu wacana yakni 10 tumbuhan langka di Indonesia yang semoga bermanfaat.
Bunga bangkai raksasa atau suweg raksasa atau batang krebuit (nama lokal untuk fase vegetatif), Amorphophallus titanum Becc., merupakan tumbuhan dari suku talas-talasan (Araceae) endemik dari Sumatra, Indonesia, yang dikenal sebagai tumbuhan dengan bunga (majemuk) terbesar di dunia. Nama bunga ini berasal dari bunganya yang mengeluarkan bau seperti bangkai yang membusuk, yang dimaksudkan sebenarnya untuk mengundang kumbang dan lalat untuk menyerbuki bunganya.
3. Kantong Semar
Kekayaan Indonesia tidak perlu diraguan lagi. Baik dari flora dan fauna, Indonesia sangat kaya akan hal itu. Namun, seiring bertambahnya waktu keberadaan atau jumlah dari hewan atau tumbuhan yang ada di Indonesia semakin berkurang dan sedikit. Tentu jika berlangsung terus-menerus, bukan tidak mungkin suatu jenis flora atau fauna mengalami kepunahan. Di bawah ini sudah saya taruh suatu wacana yakni 10 tumbuhan langka di Indonesia yang semoga bermanfaat.
1. Raflesia Arnoldi
Bunga Rafflesia hidup di Taman
Nasional Bengkulu, mempunyai ukuran dengan diameter bunga yang
hampir mencapai 1 meter. Bunga ini terkenal dengan sebutan bunga
bangkai karena mengeluarkan bau busuk yang menyengat. Bau busuk yang
dikeluarkan oleh bunga digunakan untuk menarik lalat yang hinggap dan
membantu penyerbukan. Raflesia Arnoldi merupakan tumbuhan parasit
yang memerlukan inang untuk hidupnya. Saat ini kondisi habitat
Raflesia Arnoldi sangat memprihatinkan sehingga jumlahnya menurun
drastis dari tahun ke tahun. Menyusutnya habitat bunga tersebut di
antaranya disebabkan kegiatan manusia seperti pembukaan wilayah hutan
baik untuk kegiatan pertambangan, pertanian, maupun permukiman.
2. Bunga Bangkai Raksasa
Bunga bangkai raksasa atau suweg raksasa atau batang krebuit (nama lokal untuk fase vegetatif), Amorphophallus titanum Becc., merupakan tumbuhan dari suku talas-talasan (Araceae) endemik dari Sumatra, Indonesia, yang dikenal sebagai tumbuhan dengan bunga (majemuk) terbesar di dunia. Nama bunga ini berasal dari bunganya yang mengeluarkan bau seperti bangkai yang membusuk, yang dimaksudkan sebenarnya untuk mengundang kumbang dan lalat untuk menyerbuki bunganya.
3. Kantong Semar
Kantong
semar merupakan jenis tanaman langka karnivora. Sewaktu daun masih
muda, kantong pemangsa pada Nepenthes tertutup. Lantas, membuka ketika
sudah
dewasa. Namun bukan berarti kantung flora karnivora ini menutup sewaktu
masih muda saja. Ia menutup diri ketika sedang mengganyang mangsa.
Tujuannya supaya proses pencernaan berjalan lancar dan tidak diganggu
kawanan musuh yang siap merebut makanan yang sudah ia peroleh.
4. Damar
4. Damar
Tanaman langka ini
berasal dari papua. Damar adalah salah satu jenis pohon potensial yang
mempunyai nilai ekonomi tinggi. Tanaman langka ini tingginya bisa
mencapai 60 m dan dimeternya 2 m.
5. Cendana
Cendana atau cendana wangi, merupakan tanaman
langka penghasil kayu cendana dan minyak cendana. Kayunya digunakan
sebagai rempah-rempah, bahan dupa, aroma terapi, campuran parfum,
serta sangkur keris (warangka). Cendana adalah tumbuhan parasit pada
awal kehidupannya. Kecambahnya memerlukan pohon inang untuk
mendukung pertumbuhannya, karena perakarannya sendiri tidak sanggup
mendukung kehidupannya. Karena prasyarat inilah cendana sukar
dikembangbiakkan atau dibudidayakan. Kayu cendana wangi (Santalum
album) kini sangat langka dan harganya sangat mahal. Kayu cendana
dianggap sebagai obat alternatif untuk membawa orang lebih dekat
kepada Tuhan. Minyak dasar kayu cendana, yang sangat mahal dalam
bentuknya yang murni, digunakan terutama untuk penyembuhan cara
Ayurveda, dan untuk menghilangkan rasa cemas.
tumbuhan yang hampir punah
6. Bulian
Diameter batang mencapai 95 cm dengan tinggi pohon sampai dengan 36 m.
Tumbuh pada ketinggian 600 m di atas permukaan laut. Biasanya tumbuh di
daerah lereng perbukitan dengan tanah berpasir. Biasanya dipakai untuk
konstruksi berat karena sifatnya yang kuat dan tahan lama. Tersebar di Kalimantan, Maluku, Sumatera dan Malaysia.
7. Anggrek Tebu
Anggrek tebu merupakan anggrek terbesar, paling besar dan paling berat diantara jenis-jenis anggrek lainnya. Dalam satu rumpun dewasa, anggrek tebu dapat mencapai berat lebih dari 1 ton dan mempunyai panjang malai hingga 3 meter dengan diameter malai sekitar 1,5-2 cm. Itulah sebabnya jenis tanaman langka ini layak menyandang predikat sebagai anggrek terbesar dan terberat atau anggrek raksasa.
8. Jelutung
Jelutung atau jelutong (Dyera costulata, syn. D. laxiflora) adalah
spesies pohon dari subfamilia oleander. Pohon ini dapat tumbuh hingga
60 meter dengan diameter sebesar 2 meter. Pohon ini tumbuh di
semenanjung Malaysia, Kalimantan, Sumatra dan bagian selatan Thailand.
9. Bayur
Tanaman langka indonesia ini memiliki nama daerah balang, wadang, walang,dan wayu. Bayur adalah jenis tanaman langka yang memiliki kualitas kayu bagus.
10. Tengkawang
Tengkawang adalah nama buah dan pohon dari genus Shorea yang buahnya menghasilkan minyak nabati. Pohon Tengkawang hanya terdapat di pulau Kalimantan dan sebagian kecil Sumatra. Dalam bahasa Inggris, jenis tanaman langka ini dikenal sebagai Illepe Nut atau Borneo Tallow Nut. Pohon yang terdiri atas belasan spesies (13 diantaranya dilindungi dari kepunahan) ini menjadi maskot (flora identitas) provinsi Kalimantan Barat.
Nah, sekianlah wacana mengenai 10 tumbuhan langka di Indonesia. Sebenarnya masih banyak lagi tumbuhan Indonesia yang dinyatakan langka, tetapi saya hanya mampu menampilkan 10 tanaman saja. Ini dikarenakan saya sebagai manusia biasa yang memiliki banyak kekurangan. Semoga wacana diatas dapat membuat kita sebagai orang Indoneisa semakain sadar betapa pentingnya peran tumbuhan bagi kelangsungan hidup manusia. Sebagai manusia, kita perlu menjaga dan melestarikan kekayaan alam di negara kita sendiri.
perbedaan tanamana liar dan tanaman budidaya
PERBEDAAN TUMBUHAN DAN TANAMAN
Konsep Tumbuhan dan Tanaman
Di dalam dunia pertanian, kita sudah sering mendengarkan istilah tumbuhan ataupun tanaman. Tumbuhan adalah sesuatu yang muncul/tumbuh dari permukaan bumi secara alami
(liar), tidak mengalami pengaruh/pengelolaan budidaya yang khusus dari
manusia, dan pada umumnya tumbuhan memiliki zat hijau daun.
Sedangkan tanaman adalah beberapa jenis organisme yang mengalami/dipengaruhi oleh tindakan budidaya
pada suatu ruang atau media untuk dipanen pada masa ketika sudah
mencapai tahap pertumbuhan tertentu. Pada kenyataannya, hampir semua
tanaman adalah tumbuhan, tetapi ke dalam pengertian tanaman tercakup
pula beberapa fungi (jamur pangan, seperti jamur kancing, dan jamur
merang) dan alga (penghasil agar-agar dan nori)
yang sengaja dibudidayakan untuk dimanfaatkan nilai ekonominya. Tanaman
sengaja ditanam, sedangkan tumbuhan lebih bersifat alamiah.
Tumbuhan yang tidak untuk dipanen juga masih bisa disebut tanaman jika
diperuntukkan sebagai estetika dalam pertamanan dan arsitektur lanskap,
misalnya tanaman bunga, tanaman hias, dan lain-lain.
pertumbuhan tanaman
Pengertian Pertumbuhan Dan Perkembangan Dalam pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan merupakan salah satu cirinya.
Pertumbuhan ialah suatu proses
pertambahan ukuran, baik volume, bobot, jumlah sel atau protoplasma yang
bersifat irreversible ( tidak dapat kembali ke asal ). Misalnya pohon
yang bertambah tinggi atau diameter batang pohon yang bertambah besar.
Sedangkan perkembangan ialah proses menuju tahap dewasa. Dengan kata
lain berkembang ialah penyempurnaan atau perubahan struktur dan fungsi
organ yang menyertai proses pertumbuhan. Misalnya berkembangnya fungsi
alat kelamin pada tumbuhan.
Pertumbuhan dan perkembangan merupakan
hasil interaksi antara faktor-faktor didalam dan diluar. Faktor yang
terdapat dalam tubuh organism antara lain sifat genetic yang ada didalam
gen dan zat pengatur tumbuh yang merangsang pertumbuhan. Adapun factor
lingkungan merupakan faktor dari luar yang memengaruhi pertumbuhan.Pertumbuhan pada sebuah biji dimulai saat proses fisika, kimia dan
biologi berlangsung pertama-tama biji melakukan imbibisi atau penyerapan
air hingga ukuran biji semakin bertambah dan menjadi lunak. Saat air
masuk ke dalam biji, enzim-enzim mulai aktif sehingga terjadi berbagai
reaksi kimia. Kerja enzim ini yakni mengaktifkan metabolisme didalam
biji dengan mensintesis cadangan makanan sebagai persediaan cadangan
makanan pada saat perkecambahan berlangsung.
Macam-Macam Tanaman Perkebunan Paling Komersial.
Indonesia
terkenal dengan tingkat kesuburan tanah ketiga (3) di dunia dengan
kondisi geografis yang strategis, hal ini menjadikan Indonesia memiliki
keanekaragaman jenis hayati yang beragam ini menjadikan Indonesia
sebagai negara produsen komoditi perkebunan strategis tingkat dunia
secara tidak langsung, Indonesia bukan terkenal karena keindahan alam
nya saja, akan tetapi produk hasil bumi yang telah mendunia.
| www.seputarpertanian.com |
Jenis Tanaman Menurut Fungsi
Tanaman penyerap partikel limbah
- Agathis alba (damar)
- Swietenia macrophylla (mahoni daun lebar)
- Podocarpus imbricatus (jamuju)
- Myristica fragrans (pala)
- Pithecelebium dulce (asam landi)
- Cassia siamea (johar)
- Polyalthea longifolia (glodogan)
- Baringtonia asiatica (keben)
- Mimosrops elengi (tanjung)
Langganan:
Postingan (Atom)

















